Minyak Atsiri ber-grade terapi paling sering diekstraksi via proses penyulingan uap panas rendah dimana uap disirkulasikan di bawah tekanan melalui materi tumbuhan, yang melepaskan minyak atsiri ke dalam uap. Ketika campuran uap ini menjadi dingin, air dan minyak secara alami terpisah dan minyak diperoleh dalam bentuk murninya. Guna memastikan ekstrak minyak berkualitas tertinggi dengan komposisi kimiawi yang tepat, suhu dan tekanan harus dipantau dengan sangat ketat. Panas dan tekanan yang terlalu rendah tidak akan melepaskan minyak yang berharga, sedangkan jika terlalu tinggi dapat mengubah komposisi dan keampuhan sebuah ekstraksi. Sama pentingnya dengan proses ekstraksi yang dikontrol dengan teliti adalah pemilihan cermat atas tanaman yang tepat dan bagian-bagian tanaman yang dipanen pada saat yang tepat juga diperlukan untuk ekstraksi yang berhasil. Proses yang kompleks ini adalah bentuk ‘seni’ yang sama rumitnya dengan ilmu pengetahuan dan memerlukan petani dan penyuling berpengalaman yang bekerjasama guna memastikan sebuah produk berkualitas.

Fakta:  diperlukan hingga 12.000 batang bunga mawar untuk menyuling 5 ml minyak Mawar atsiri  ber-grade terapi.

Penyulingan uap sejauh ini adalah metode ekstraksi yang paling umum, namun beberapa jenis minyak seperti minyak sitrus diekstraksi melalui sebuah proses kompresi dimana minyak ‘diperas’ dari tanaman. Hanya beberapa jenis minyak atsiri yang diekstraksi dengan menggunakan pelarut yang mengikat minyak dan yang nantinya dipisahkan dari produk akhir.